Cyber SEO: Diskon 50%
Preferensi

Privasi penting bagi kami, sehingga Anda dapat menonaktifkan jenis penyimpanan tertentu yang tidak diperlukan untuk fungsi dasar situs web. Memblokir kategori tertentu dapat memengaruhi pengalaman Anda di situs web. Informasi lebih lanjut (Kebijakan Cookie)

Terima semua cookie

Webflow vs Wix: mana yang lebih baik untuk SEO dan visibilitas di AI pada 2026?

Perbandingan Webflow vs Wix untuk SEO dan GEO: harga terverifikasi, pengaturan SEO poin demi poin, kecepatan, blog, toko, migrasi, dan rekomendasi per profil.

Diterbitkan pada
29/10/2026
Diperbarui pada
29/10/2026
Waktu baca
12 menit
Sampul panduan Sorank yang membandingkan Webflow dan Wix untuk SEO dan visibilitas di asisten AI

Alat

Di halaman ini

Singkatnya

Webflow dan Wix sama-sama bisa meraih peringkat di Google dan dikutip oleh asisten AI: keduanya menghasilkan HTML yang bersih, membuat sitemap, dan memungkinkan Anda mengedit tag title, meta description, robots.txt, serta redirect 301. Wix lebih murah untuk memulai, lebih cepat dipelajari, dan lebih cocok untuk bisnis lokal serta toko kecil, dengan fitur multibahasa yang sudah termasuk. Webflow memberi desainer dan tim pemasaran kendali yang lebih detail atas kode, struktur CMS, dan data terstruktur, dengan harga lebih tinggi dan kurva belajar yang lebih curam. Pilih Wix untuk tayang cepat dengan anggaran kecil, dan Webflow untuk situs merek atau startup yang akan dikembangkan oleh sebuah tim.

Ingin tahu lebih banyak? Tanyakan kepada

Kuis singkat

Software jenis apa yang cocok untuk bisnis Anda?

Pertanyaan 1 dari 425%
Berapa orang yang akan menggunakannya?

Perbandingan Webflow vs Wix biasanya bermuara pada kemudahan melawan kendali. Dari sisi pencarian, pertanyaannya lebih tajam: platform mana yang memudahkan Anda menerbitkan halaman cepat dan terstruktur rapi, yang diberi peringkat oleh Google dan dikutip oleh ChatGPT, Gemini, atau Perplexity? Ukuran keduanya sangat berbeda: menurut W3Techs (data Oktober 2026), Wix dipakai oleh 4,2% dari seluruh situs web dan Webflow oleh 0,8%. Namun popularitas tidak menentukan peringkat. Perbandingan ini membahas hal yang benar-benar menentukan: pengaturan SEO teknis, kecepatan, blog, e-commerce, multibahasa, visibilitas di AI, biaya, dan migrasi. Jika Anda perlu memahami dasarnya terlebih dahulu, baca apa itu CMS dan cara kerjanya.

Apa perbedaan utama antara Webflow dan Wix?

Wix adalah pembuat situs serba ada untuk usaha kecil: Anda menyeret elemen ke halaman, memilih aplikasi dari pasar aplikasi, lalu mendapatkan pemesanan, pembayaran, email marketing, dan toko dalam satu dasbor. Webflow adalah platform pengembangan visual: Anda membangun dengan logika HTML dan CSS (kotak, kelas, flexbox, grid) tanpa menulis kode, lalu menyusun konten dalam CMS dengan koleksi dan kolom buatan sendiri. Wix mengutamakan kecepatan peluncuran, Webflow mengutamakan presisi dan skala desain.

KriteriaWebflowWix
JenisPlatform pengembangan visual dengan hosting dan CMSPembuat situs serba ada dengan seret dan lepas
Paling cocok untukDesainer, agensi, startup, tim pemasaranBisnis lokal, pekerja mandiri, toko kecil, kreator
Kurva belajarCuram: model kotak, kelas, pengikatan CMSLandai: template, seret dan lepas, pembuat situs berbasis AI
Paket berbayar pertamaBasic, $15 per bulan (tanpa CMS)Light, $17 per bulan
Model kontenKoleksi dan kolom CMS khususAplikasi blog, koleksi CMS, dan halaman dinamis
E-commercePaket e-commerce terpisah mulai $29 per bulanSudah termasuk mulai paket Core ($29 per bulan)
MultibahasaAdd-on Localize, berbayar per bahasaWix Multilingual sudah termasuk
Ekosistem aplikasiPasar aplikasi, sisipan kode, APIWix App Market yang besar, Velo untuk kode khusus

Berapa biaya Webflow dan Wix?

Wix lebih murah untuk sebagian besar situs kecil, karena satu paket sudah mencakup situs, domain pada tahun pertama, dan fitur jualan dasar. Webflow membagi harganya menjadi paket situs (hosting dan fitur satu situs), paket e-commerce, dan paket workspace opsional untuk tim. Harga di bawah ini adalah harga tagihan tahunan yang ditampilkan di halaman harga resmi masing-masing platform (dicek Oktober 2026), belum termasuk pajak.

PaketWebflow (per bulan, ditagih tahunan)Wix (per bulan, ditagih tahunan)
GratisStarter: gratis, subdomain Webflow, 2 halaman statis, 50 item CMSFree: $0, subdomain Wix dan iklan Wix
AwalBasic: $15, domain sendiri, 300 halaman statis, tanpa CMSLight: $17, penyimpanan 2 GB
Situs kontenPremium: $25, CMS hingga 20.000 item, bandwidth mulai 50 GBCore: $29, penyimpanan 50 GB, e-commerce dasar
TokoEcommerce Standard: $29 (biaya transaksi 2%), Plus: $74, Advanced: $212Business: $39, e-commerce standar; Business Elite: $159
TimTeam: $2.500 per bulan, kontrak tahunan; Enterprise dengan penawaran hargaWix Studio dan Enterprise untuk agensi dan akun besar
Halaman harga Webflow dengan paket Starter gratis, Basic $15 dan Premium $25 per bulan dengan tagihan tahunan, serta paket Team $2.500 per bulan
Paket situs Webflow di halaman harga resmi, Oktober 2026.

Di halaman paket Wix, empat paket berbayarnya adalah Light ($17), Core ($29), Business ($39), dan Business Elite ($159) per bulan, ditagih tahunan dan dibayar penuh saat pembelian, dengan jaminan uang kembali 14 hari untuk upgrade pertama. Wix menyebutkan bahwa harga dan mata uang berbeda menurut lokasi, jadi jumlah yang Anda lihat bisa berbeda.

Halaman harga Wix dengan paket Business Elite $159, Business $39, Core $29, Light $17, dan Free $0 per bulan
Paket situs Wix di halaman harga resmi, Oktober 2026.

Perhatian

Banyak perbandingan masih menyebut paket CMS dan Business lama milik Webflow. Pada Oktober 2026, halaman harga Webflow menampilkan Basic $15 dan Premium $25 per bulan dengan tagihan tahunan, dan hanya Premium yang menyertakan CMS yang dibutuhkan untuk blog. E-commerce adalah paket terpisah, dan paket Standard menambahkan biaya transaksi 2%.

Untuk situs profil lima halaman, Wix Light dan Webflow Basic berbiaya hampir sama. Begitu Anda membutuhkan blog, Webflow Premium ($25) tetap sedikit lebih murah daripada Wix Core ($29); untuk toko, Wix Core atau Business lebih murah daripada Webflow Ecommerce Plus ($74), paket yang menghapus biaya transaksi.

Mana yang lebih baik untuk SEO, Webflow atau Wix?

Tidak ada platform yang punya keunggulan peringkat: Google memberi peringkat pada halaman, bukan pada pembuat situs. Keduanya kini mencakup semua dasar teknis, dan perbedaannya terletak pada seberapa jauh Anda bisa melakukan penyesuaian di luar itu. Webflow memberi kendali lebih atas markup, nama kelas, dan data terstruktur; Wix lebih banyak memandu, dengan daftar pengaturan SEO dan pengaturan bawaan otomatis yang mencegah kesalahan pemula.

Pengaturan SEOWebflowWix
URLSlug bisa diedit; item CMS selalu berada di /collection-slug/item-slugSlug bisa diedit; prefiks seperti /post/ dan /product-page/ bisa diubah di pengaturan SEO
Tag title dan meta descriptionPer halaman, dan terhubung ke kolom CMS pada templatePer halaman, ditambah pola SEO per jenis halaman (artikel, produk)
Redirect 301Daftar redirect di pengaturan situs, dengan pola untuk seluruh folderPengelola redirect URL, impor massal, redirect otomatis saat URL berubah
Sitemap XMLDibuat otomatis, bisa diganti dengan sitemap buatan sendiriDibuat otomatis, dipisah per jenis halaman
robots.txtBisa diedit di pengaturan situsBisa diedit di dasbor SEO
Data terstrukturJSON-LD khusus di kode halaman, diisi dari kolom CMSMarkup otomatis untuk produk, artikel, dan acara, ditambah markup khusus per halaman
CanonicalCanonical yang merujuk ke dirinya sendiri dari pengaturan URL canonical globalCanonical yang merujuk ke dirinya sendiri secara bawaan, bisa diedit per halaman
KecepatanHosting terkelola dengan CDN, kode bersih jika pembuatannya rapiHosting terkelola dengan CDN, optimasi performa dikerjakan oleh Wix
MultibahasaLocalize dengan slug terjemahan dan hreflangWix Multilingual dengan folder per bahasa dan hreflang
BlogKoleksi CMS yang Anda rancang sendiriAplikasi blog siap pakai dengan kategori, tag, dan penulis

Selama bertahun-tahun Wix punya reputasi buruk dalam SEO, dan kesenjangan itu sudah lama tertutup. Tim penelusuran Google menyatakannya secara terbuka ketika seorang pemilik situs bertanya apakah ia sebaiknya pindah dari Wix ke WordPress:

"Wix is fine for SEO. A few years back it was pretty bad in terms of SEO, but they’ve made fantastic progress" ("Wix baik-baik saja untuk SEO. Beberapa tahun lalu cukup buruk dalam hal SEO, tetapi mereka telah membuat kemajuan yang luar biasa", kutipan asli dalam bahasa Inggris)

John Mueller, Search Advocate di Google, dikutip oleh Search Engine Journal

Data hasil pengukuran menegaskannya. Dalam Web Almanac 2025 dari HTTP Archive, Webflow dan Wix adalah satu-satunya platform dengan median skor SEO Lighthouse sempurna, yaitu 100, di desktop dan seluler, sementara WordPress, Duda, dan Joomla berada di sekitar 92. Tes ini memeriksa hal-hal dasar (tag title, meta description, tautan yang bisa dirayapi, robots.txt yang valid): hasilnya menunjukkan bahwa kedua platform punya pengaturan bawaan yang baik, bukan bahwa setiap situs di atasnya sudah dioptimalkan dengan baik.

Catatan

Jalur tetap /collection-slug/item-slug di Webflow jarang menjadi masalah peringkat, tetapi rencanakan sebelum menerbitkan: koleksi blog bernama "blog" menghasilkan /blog/nama-artikel, yang jelas bagi pengunjung dan bagi redirect Anda di masa depan.

Untuk memeriksa apa yang dihasilkan setiap platform di halaman Anda sendiri (tag title, heading, canonical, teks alternatif yang hilang), jalankan sebuah halaman melalui audit SEO on-page gratis sebelum dan sesudah peluncuran.

Platform mana yang lebih cepat, Webflow atau Wix?

Keduanya meng-hosting situs Anda di infrastruktur terkelola dengan CDN global, jadi Anda tidak pernah perlu mengatur server atau cache. Perbedaannya datang dari cara membangun: Webflow hanya menghasilkan elemen yang Anda tempatkan, sehingga desainer yang teliti bisa menghasilkan halaman yang sangat ringan, sedangkan situs Webflow yang penuh animasi berat dan banyak font bisa lambat. Wix memuat lebih banyak kode platform, tetapi perusahaan ini banyak berinvestasi pada kecepatan tampilan.

Bab yang sama dalam Web Almanac 2025 memberikan angka laboratorium yang bisa dibandingkan: Wix memiliki median skor performa Lighthouse terbaik di antara semua CMS yang diukur, 87 di desktop dan 64 di seluler, dibandingkan 73 dan 58 untuk Webflow. Pada data pengguna nyata, 74% situs Wix lolos ketiga metrik Core Web Vitals di seluler pada 2025, naik dari 55% setahun sebelumnya; laporan tersebut tidak memublikasikan persentase ini untuk Webflow. Jadi untuk situs usaha kecil yang dibuat dari template, Wix setidaknya secepat Webflow; untuk situs Webflow yang dibuat khusus, kecepatannya bergantung pada desainer.

Mana yang lebih mudah digunakan, Webflow atau Wix?

Wix lebih mudah. Anda mulai dari template atau pembuat situs berbasis AI, memindahkan elemen dengan bebas di halaman, dan menerbitkan situs dalam satu sore tanpa pengetahuan desain web sama sekali. Editornya menyembunyikan struktur halaman, yang menenangkan pemula tetapi membatasi desainer yang menginginkan tata letak responsif sampai tingkat piksel.

Webflow lebih menuntut karena memperlihatkan cara kerja web: container, model kotak, kelas, breakpoint, dan pengikatan CMS. Desainer yang memahami CSS akan terbiasa dalam beberapa hari; pemilik usaha tanpa latar belakang itu biasanya perlu beberapa minggu atau bantuan freelancer. Setelah situs selesai dibangun, Webflow menawarkan mode editor tempat tim pemasaran mengubah teks, gambar, dan item CMS tanpa menyentuh desain, dan inilah yang membuatnya populer di kalangan tim pemasaran startup.

Mana yang lebih baik untuk blog dan situs dengan banyak konten?

Untuk blog sederhana, Wix lebih cepat: aplikasi blognya sudah dilengkapi kategori, tag, penulis, komentar, dan pola SEO. Untuk strategi konten dengan beberapa jenis konten (panduan, glosarium, studi kasus, halaman kota), Webflow lebih kuat, karena setiap koleksi memiliki kolom dan template sendiri, dan Premium memungkinkan hingga 20.000 item CMS per situs.

Menerbitkan secara rutin lebih penting daripada platform. Sorank terhubung langsung ke keduanya, dan Generator Artikel Blog miliknya menulis serta menerbitkan artikel yang dioptimalkan dengan autopilot, lengkap dengan sumber dan tautan internal, ke Webflow atau Wix, langsung tayang atau sebagai draf untuk ditinjau.

Mana yang lebih baik untuk toko online?

Wix adalah pilihan yang lebih baik untuk toko kecil. Fitur jualan sudah termasuk sejak paket Core, Business menambahkan fitur e-commerce standar, dan Wix menyediakan pemrosesan pembayaran sendiri, pemulihan keranjang yang ditinggalkan, serta penjualan multikanal dalam dasbor yang sama. E-commerce Webflow memberi kebebasan desain penuh untuk halaman produk, keranjang, dan checkout, tetapi biayanya $29 per bulan dengan biaya transaksi 2% di Standard, $74 di Plus untuk menghapus biaya itu, dan katalognya dibatasi (500 produk di Standard, 5.000 di Plus, 15.000 di Advanced).

Untuk merek dengan katalog pendek yang mengutamakan desain, Webflow bekerja dengan baik. Untuk toko yang katalognya akan terus bertambah, berjualan di marketplace, atau membutuhkan manajemen stok tingkat lanjut, keduanya terbatas, dan platform e-commerce khusus menjadi pilihan yang lebih aman untuk jangka panjang.

Mana yang lebih baik untuk situs multibahasa?

Wix lebih murah untuk multibahasa: Wix Multilingual sudah termasuk dalam platform, menempatkan setiap bahasa di foldernya sendiri, dan membuat tag hreflang. Webflow menjual Localize sebagai add-on, mulai $9 per bulan untuk tingkat Essential dan $29 per bulan untuk Advanced, tergantung jumlah bahasa (dicek Oktober 2026). Webflow Localize memberi kendali detail atas slug terjemahan, kolom SEO yang dilokalkan, dan gaya per bahasa, yang cocok untuk merek internasional dengan aturan desain yang ketat.

Di kedua platform, pastikan setiap versi bahasa memiliki URL sendiri yang bisa diindeks, tag title dan meta description yang diterjemahkan, serta tag hreflang yang benar: terjemahan otomatis yang ditumpuk di atas satu URL tetap tidak terlihat dalam pencarian berbahasa lain.

Mana yang lebih membantu visibilitas di AI (GEO), Webflow atau Wix?

Kedua platform menyajikan halaman sebagai HTML yang dirender di sisi server, yang bisa dibaca ChatGPT, Gemini, Claude, dan Perplexity tanpa menjalankan JavaScript. Keduanya memungkinkan Anda mengedit robots.txt untuk mengizinkan atau memblokir crawler AI seperti GPTBot, ClaudeBot, atau PerplexityBot (lihat bot AI mana yang perlu diizinkan), dan keduanya kini mendukung file llms.txt: di Webflow Anda mengunggahnya di pengaturan SEO, sedangkan Wix dapat membuatnya untuk situs dengan paket berbayar.

Wix melangkah lebih jauh di dasbornya dengan ringkasan visibilitas AI yang mengukur seberapa sering sebuah situs dikutip oleh asisten AI. Webflow unggul dalam data terstruktur: JSON-LD yang dibangun dari kolom CMS memungkinkan setiap artikel, produk, atau halaman cabang mendeskripsikan dirinya dengan tepat, yang mendukung data terstruktur yang berguna bagi jawaban AI. Apa pun platformnya, peluang dikutip bergantung pada konten yang menjawab pertanyaan dengan jelas, pada sumber, dan pada sebutan di tempat lain, dan Anda bisa mengukurnya dengan Pelacakan Sebutan AI di ChatGPT, Claude, dan Gemini.

Apa saja batasan SEO Webflow dan Wix?

Setiap platform memiliki beberapa batasan yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan, karena sulit diatasi di kemudian hari.

Batasan Webflow

  • Jalur CMS tetap: setiap item CMS berada di bawah slug koleksinya, sehingga Anda tidak bisa menerbitkan artikel atau produk di root domain.
  • Data terstruktur manual: tidak ada generator markup bawaan; Anda menulis JSON-LD di kode halaman dan menghubungkannya ke kolom CMS.
  • Batas halaman dan item: 300 halaman statis di Basic, 20.000 item CMS di Premium; situs yang sangat besar dan dibuat secara massal membutuhkan paket Enterprise.
  • Tambahan berbayar: lokalisasi, bandwidth tambahan, dan kursi tim ditagih di luar paket situs.

Batasan Wix

  • Kendali kode yang lebih sedikit: Anda tidak bisa mengedit HTML yang dihasilkan, nama kelas, atau urutan skrip, dan kode khusus ditambahkan melalui Velo atau sisipan.
  • Ketergantungan pada platform: tidak ada ekspor penuh untuk situs Wix; pindah berarti membangun ulang desain di tempat lain.
  • Aturan prefiks: URL artikel dan produk tetap memiliki prefiks, dan prefiks artikel tidak boleh memakai slug halaman utama blog.
  • Beban aplikasi: setiap aplikasi yang dipasang bisa menambah skrip, jadi periksa kecepatan halaman setelah setiap pemasangan.

Tidak satu pun dari batasan ini mencegah situs meraih peringkat. Batasan tersebut penting bagi situs besar, merek internasional, dan tim yang butuh kendali teknis penuh, tetapi hampir tidak berpengaruh pada situs bisnis lokal dengan dua puluh halaman.

Bagaimana cara pindah dari Wix ke Webflow tanpa kehilangan trafik?

Tidak ada impor otomatis dari Wix ke Webflow: Anda membangun ulang desain di Webflow dan memindahkan konten secara manual, atau melalui CSV untuk koleksi CMS. Risiko SEO-nya ada pada URL, karena jalur Wix seperti /post/nama jarang cocok dengan struktur baru.

  1. Ekspor daftar URL yang terindeks dari sitemap Wix dan Google Search Console, beserta halaman yang mendatangkan klik.
  2. Petakan setiap URL lama ke URL barunya dan impor redirect 301 ke Webflow sebelum memindahkan domain.
  3. Salin tag title, meta description, heading, dan teks alternatif halaman demi halaman, lalu bangun ulang tautan internal ke jalur baru.
  4. Pindahkan domain, kirim sitemap baru di Search Console, dan uji sampel URL lama.
  5. Pantau klik dan pengindeksan selama 8 hingga 12 minggu, lalu perbaiki error 404 yang ditemukan.

Tips

Pertahankan slug yang sama sebisa mungkin (misalnya /blog/nama-artikel di Webflow untuk /post/nama-artikel di Wix, dengan satu pola redirect). Semakin sedikit URL yang berubah, semakin sedikit redirect dan semakin cepat pemulihannya. Daftar periksa SEO untuk redesain situs kami menjelaskan setiap langkahnya.

Metode yang sama berlaku untuk arah sebaliknya, dari Webflow ke Wix, dan untuk setiap pergantian platform.

Webflow atau Wix: mana yang sebaiknya dipilih sesuai profil Anda?

Pilihan yang tepat lebih bergantung pada siapa yang membangun dan mengelola situs daripada pada SEO. Berikut rekomendasi per profil.

ProfilRekomendasiAlasan
Usaha jasa lokal (tukang ledeng, klinik, restoran)WixCepat tayang, aplikasi pemesanan dan ulasan, SEO yang cukup untuk pencarian lokal
Toko yang baru mulaiWixE-commerce sudah termasuk mulai $29, tanpa biaya transaksi dari Wix
Kreator atau portofolioWix, atau Webflow jika Anda desainerWix untuk kecepatan, Webflow untuk desain yang khas
Situs pemasaran startup atau perusahaan perangkat lunakWebflowKendali desain, CMS untuk banyak jenis halaman, mode editor untuk tim pemasaran
Agensi desain atau agensi webWebflowSerah terima ke klien, komponen yang bisa dipakai ulang, paket workspace untuk tim
Situs dengan banyak konten (ratusan artikel)WebflowKoleksi khusus dan hingga 20.000 item CMS di Premium
Situs multibahasa dengan anggaran kecilWixMultibahasa sudah termasuk, tanpa add-on berbayar per bahasa

Jika Anda menjalankan usaha kecil dan masih membandingkan pembuat situs lain, panduan kami tentang pembuat situs terbaik dan SEO untuk usaha kecil membahasnya lebih jauh.

Dalam memilih antara Webflow dan Wix, platform menentukan batas atasnya; konten dan konsistensi Anda yang menentukan hasilnya. Wix membawa usaha kecil online paling cepat dan paling murah, sedangkan Webflow memberi merek yang sedang tumbuh kendali lebih besar. Di platform mana pun, trafik datang dari halaman bermanfaat yang terbit setiap minggu dan dari kutipan di asisten AI, dan Sorank mengotomatiskannya sejak artikel pertama: lihat paket dan uji coba gratis 3 hari.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah Webflow lebih murah daripada Wix?

Untuk situs sederhana biayanya hampir sama: Webflow Basic $15 dan Wix Light $17 per bulan dengan tagihan tahunan (dicek Oktober 2026). Untuk blog, Webflow Premium seharga $25 sedikit lebih murah daripada Wix Core seharga $29. Untuk toko atau situs multibahasa, Wix biasanya lebih murah karena e-commerce dan multibahasa sudah termasuk dalam paketnya.

Apakah perlu bisa coding untuk menggunakan Webflow?

Tidak, Anda bisa membangun situs lengkap di Webflow tanpa menulis kode. Namun Anda perlu memahami konsep desain web seperti model kotak, kelas, dan breakpoint responsif, yang butuh beberapa minggu bagi pemula. Kode khusus hanya diperlukan untuk elemen tingkat lanjut seperti data terstruktur atau skrip pihak ketiga.

Bisakah pindah dari Wix ke Webflow di kemudian hari?

Bisa, tetapi tidak ada impor otomatis. Anda membangun ulang desain di Webflow, memindahkan konten secara manual atau melalui CSV, dan menyiapkan redirect 301 dari setiap URL Wix lama ke alamat barunya sebelum memindahkan domain. Dengan migrasi yang cermat, peringkat biasanya pulih dalam beberapa minggu.

Audit SEO & GEO gratis

Dapatkan rencana konten 30 hari Anda secara gratis

Kami menganalisis pesaing, website, dan visibilitas AI Anda untuk membuat rencana konten yang disesuaikan secara gratis.

Tool SEO gratis kami

Lihat semua tool gratis kami

Dapatkan audit gratis untuk situs Anda

MEREKA MENCOBA SORANK SEBELUM ANDA

Testimoni dari para pendiri yang ambisius

Pertumbuhan organikE-commerce

Dari 0 menjadi 10000 pengunjung dalam 5 bulan

Celio Fabianomonrobotlavevitre.fr
Pertumbuhan organikSoftware

Dari 0 menjadi 5000 klien dalam 8 bulan

Thibault BMsorank.com
Pertumbuhan organikHiburan dan penerbangan

0 menjadi 1104 klik dalam 4 bulan

Dominiqueflight-sensations-idf.com
Pertumbuhan organikSoftware musik

Klik x50 dalam 5 bulan

Valentin Cordiertiger-sounds.com
Pertumbuhan organikKesehatan dan kebugaran

Klik x44 dalam 5 bulan

Rodrigue Bretonalthevia.com